Skip to main content

perkembangan motorik Halus anak usia 1 tahun




Tahapan perkembangan motorik halus anak usia 1 tahun biasanya bikin gemas karena si kecil mulai bisa melakukan hal-hal kecil yang sebelumnya nggak terpikirkan. Yuk, kita cek apa aja yang biasanya mereka pelajari di usia ini:

1. Memegang benda dengan jari-jari

Di usia ini, si kecil mulai jago memegang benda kecil pakai ibu jari dan telunjuk, seperti remah biskuit atau mainan kecil. Ini namanya "pincer grasp" dan jadi dasar buat banyak aktivitas lainnya.

2. Memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lain

Mereka suka banget eksplorasi! Jadi, jangan heran kalau mainan sering dipindah-pindahin dari tangan kanan ke kiri. Ini tandanya koordinasi mereka makin baik.

3. Mencoba makan sendiri

Si kecil mulai suka pegang sendok atau makanan sendiri. Walaupun makannya masih berantakan (dan mungkin lebih banyak yang jatuh ke lantai), ini adalah bagian penting buat melatih motorik halusnya.

4. Mengangkat dan menjatuhkan benda

Mereka senang banget ngangkat benda terus sengaja menjatuhkannya. Meski bikin kamu capek membereskan, ini cara mereka belajar tentang berat, ukuran, dan apa yang terjadi kalau benda jatuh.

5. Mencoret-coret

Kalau kamu kasih kertas dan pensil warna, mereka mulai coba coret-coret, meskipun belum berbentuk gambar. Ini salah satu tahap awal belajar menggambar dan koordinasi mata-tangan.

6. Membuka dan menutup benda

Si kecil mulai suka membuka-tutup kotak, buku, atau pintu mainan. Aktivitas ini membantu mereka belajar tentang kontrol tangan dan eksplorasi objek di sekitar.

7. Menumpuk benda

Walaupun belum bisa bikin menara tinggi, mereka mulai coba menumpuk 2-3 benda, seperti balok mainan. Seru banget lihat mereka bereksperimen!

8. Menunjuk atau mengarah ke sesuatu

Anak usia 1 tahun biasanya sudah bisa menunjuk benda atau hal yang mereka mau. Ini nggak cuma melibatkan motorik halus, tapi juga keterampilan komunikasi mereka.

Nah, setiap anak itu unik, jadi nggak apa-apa kalau ada yang belum sampai ke tahapan tertentu. Yang penting, terus kasih si kecil kesempatan buat eksplorasi dan belajar sambil bermain! 😊



Comments

Popular posts from this blog

Tahap Perkembangan Motorik Anak Usia 10-12 Bulan

  Pada usia 10 hingga 12 bulan, bayi semakin aktif dan mandiri dalam bergerak. Ini adalah periode di mana mereka biasanya mulai merangkak lebih lancar, berdiri tanpa bantuan, dan bahkan mungkin mengambil langkah pertama menuju berjalan. Berikut adalah tahapan motorik kasar dan halus yang umumnya dicapai oleh bayi dalam rentang usia ini: 1. Berdiri Tanpa Dukungan Salah satu tonggak penting pada usia ini adalah kemampuan bayi untuk berdiri sendiri tanpa bantuan. Beberapa perkembangan yang dapat diamati meliputi: Berdiri Sendiri Sementara: Bayi mulai mampu berdiri sendiri dalam waktu singkat tanpa berpegangan pada furnitur atau orang tua. Mereka mungkin masih perlu menstabilkan diri dengan meluruskan kaki dan menjaga keseimbangan. Bangun dari Posisi Duduk ke Berdiri: Banyak bayi pada usia ini dapat berpindah dari posisi duduk ke berdiri tanpa bantuan eksternal. Ini membutuhkan kekuatan otot kaki dan punggung yang semakin kuat. 2. Berjalan dengan Bantuan Pada usia ini, banyak bayi mu...

Perjalanan Awal Si Kecil: Motorik Kasar dan Halus Bayi 1 Bulan

Saat bayi baru lahir, mereka memasuki dunia dengan kemampuan motorik yang masih sangat sederhana. Di usia 1 bulan, perjalanan perkembangan motoriknya baru dimulai. Meski gerakan-gerakan kecilnya mungkin terlihat acak, setiap gerakan memiliki peran penting dalam proses tumbuh kembangnya. Yuk, kita pelajari apa saja yang bisa dilakukan bayi usia 1 bulan dan bagaimana cara mendukungnya! Motorik Kasar Bayi 1 Bulan Motorik kasar melibatkan gerakan tubuh yang besar, seperti menggerakkan tangan, kaki, atau kepala. Berikut beberapa perkembangan motorik kasar yang umum di usia 1 bulan: Refleks Mengagetkan (Moro Reflex) Bayi Anda mungkin sering tiba-tiba meluruskan tangan dan kaki saat mendengar suara keras atau merasakan gerakan mendadak. Ini adalah refleks normal yang menunjukkan respons alami tubuhnya terhadap rangsangan. Menggerakkan Tangan dan Kaki Secara Acak Gerakan ini adalah cara bayi melatih otot-otot tubuhnya. Meski terlihat tidak terkoordinasi, ini adalah langkah awal menuju kontro...