Skip to main content

Tahap Perkembangan Motorik Anak Usia 10-12 Bulan

 


Pada usia 10 hingga 12 bulan, bayi semakin aktif dan mandiri dalam bergerak. Ini adalah periode di mana mereka biasanya mulai merangkak lebih lancar, berdiri tanpa bantuan, dan bahkan mungkin mengambil langkah pertama menuju berjalan. Berikut adalah tahapan motorik kasar dan halus yang umumnya dicapai oleh bayi dalam rentang usia ini:

1. Berdiri Tanpa Dukungan

Salah satu tonggak penting pada usia ini adalah kemampuan bayi untuk berdiri sendiri tanpa bantuan. Beberapa perkembangan yang dapat diamati meliputi:

  • Berdiri Sendiri Sementara: Bayi mulai mampu berdiri sendiri dalam waktu singkat tanpa berpegangan pada furnitur atau orang tua. Mereka mungkin masih perlu menstabilkan diri dengan meluruskan kaki dan menjaga keseimbangan.
  • Bangun dari Posisi Duduk ke Berdiri: Banyak bayi pada usia ini dapat berpindah dari posisi duduk ke berdiri tanpa bantuan eksternal. Ini membutuhkan kekuatan otot kaki dan punggung yang semakin kuat.

2. Berjalan dengan Bantuan

Pada usia ini, banyak bayi mulai menunjukkan ketertarikan untuk berjalan, meskipun mereka masih memerlukan dukungan:

  • Berjalan dengan Memegang Tangan atau Furnitur: Bayi akan berusaha berjalan dengan memegang tangan orang tua atau berpegangan pada furnitur. Ini adalah bagian dari eksplorasi mereka dalam belajar menjaga keseimbangan saat berdiri dan bergerak.
  • Cruising: Bayi mulai lebih percaya diri dalam bergerak dengan menggeser tubuhnya menyusuri furnitur. Cruising adalah latihan yang sangat baik untuk membantu bayi memperkuat kaki dan mengembangkan keseimbangan yang lebih baik.

3. Langkah Pertama (Walking)

Di antara usia 10-12 bulan, beberapa bayi mungkin mulai mengambil langkah pertama mereka tanpa bantuan. Meskipun tidak semua bayi mulai berjalan pada usia ini, kemampuan berjalan mandiri merupakan tonggak perkembangan penting.

  • Langkah Pertama yang Belum Stabil: Saat bayi pertama kali mencoba berjalan tanpa bantuan, langkah-langkahnya mungkin masih belum stabil, dan mereka mungkin perlu berhenti untuk menstabilkan diri atau bahkan terjatuh.
  • Mengambil Beberapa Langkah: Bayi mungkin mulai dengan hanya mengambil satu atau dua langkah sebelum mereka duduk kembali. Ini adalah fase awal yang menunjukkan mereka semakin percaya diri.

4. Merangkak dengan Cepat

Pada usia ini, merangkak biasanya sudah dikuasai oleh sebagian besar bayi:

  • Merangkak Lebih Cepat dan Terarah: Bayi sudah dapat merangkak dengan cepat dan lebih terkoordinasi, baik di atas karpet maupun lantai yang licin.
  • Menggunakan Merangkak untuk Eksplorasi: Dengan rasa ingin tahu yang meningkat, bayi sering kali menggunakan kemampuan merangkaknya untuk menjelajahi lingkungan sekitarnya dengan lebih aktif.

5. Menaiki Tangga

Beberapa bayi pada usia 10-12 bulan mulai mencoba menaiki tangga, meskipun mereka masih memerlukan pengawasan ketat:

  • Menaiki Tangga dengan Merangkak: Bayi akan mulai mencoba menaiki tangga dengan merangkak, menggunakan tangan dan lutut untuk menopang diri. Namun, mereka mungkin belum mampu turun tangga sendiri.

6. Mengembangkan Keterampilan Motorik Halus

Pada usia ini, perkembangan motorik halus bayi semakin matang, yang memungkinkan mereka untuk melakukan tugas-tugas dengan lebih presisi:

  • Menggunakan Genggaman Pincer: Bayi semakin mahir menggunakan genggaman pincer, yaitu menggunakan ibu jari dan jari telunjuk untuk mengambil benda kecil seperti mainan atau makanan ringan.
  • Memasukkan dan Mengeluarkan Benda dari Wadah: Bayi mulai menikmati permainan yang melibatkan memasukkan dan mengeluarkan benda dari wadah, seperti memasukkan balok ke dalam kotak atau meletakkan mainan ke dalam keranjang.
  • Membalik Halaman Buku: Bayi mungkin mulai bisa membalik halaman buku, meskipun mungkin hanya satu halaman dalam satu waktu.

7. Menepuk, Melambaikan Tangan, dan Menunjuk

Keterampilan motorik halus juga mencakup gerakan sosial yang mulai diperlihatkan bayi:

  • Menepuk Tangan: Bayi pada usia ini sering kali senang menepuk tangan, baik sebagai respons terhadap musik atau permainan.
  • Melambaikan Tangan: Bayi mulai mengerti bagaimana melambaikan tangan untuk mengucapkan "selamat tinggal" atau menarik perhatian orang lain.
  • Menunjuk Benda: Bayi mulai menggunakan jari telunjuk untuk menunjuk benda atau objek yang menarik perhatian mereka, sebagai bagian dari komunikasi non-verbal.

8. Mengeksplorasi dengan Lebih Mandiri

Dengan perkembangan motorik kasar yang lebih baik, bayi pada usia ini semakin mandiri dalam mengeksplorasi lingkungan sekitarnya:

  • Menjelajahi Ruangan: Bayi sering kali bergerak ke berbagai sudut ruangan untuk mencari hal-hal menarik, menggunakan merangkak, berdiri, dan cruising.
  • Mencoba Bermain dengan Mainan yang Lebih Kompleks: Bayi mulai memahami cara bermain dengan mainan yang lebih kompleks, seperti mainan yang memiliki tombol untuk ditekan atau roda yang bisa diputar.

Kesimpulan

Pada usia 10-12 bulan, perkembangan motorik bayi mengalami lonjakan besar, terutama dalam hal keterampilan berjalan dan eksplorasi lingkungan. Bayi mulai lebih mandiri dalam bergerak dan bermain, dengan kemampuan merangkak yang lebih cepat, berdiri tanpa dukungan, dan bahkan mengambil langkah pertama mereka. Selain perkembangan motorik kasar, keterampilan motorik halus seperti genggaman pincer dan gerakan sosial juga berkembang pesat, memungkinkan bayi untuk lebih banyak berinteraksi dengan lingkungan dan orang-orang di sekitarnya.


Comments

Popular posts from this blog

perkembangan motorik Halus anak usia 1 tahun

Tahapan perkembangan motorik halus anak usia 1 tahun biasanya bikin gemas karena si kecil mulai bisa melakukan hal-hal kecil yang sebelumnya nggak terpikirkan. Yuk, kita cek apa aja yang biasanya mereka pelajari di usia ini: 1. Memegang benda dengan jari-jari Di usia ini, si kecil mulai jago memegang benda kecil pakai ibu jari dan telunjuk, seperti remah biskuit atau mainan kecil. Ini namanya "pincer grasp" dan jadi dasar buat banyak aktivitas lainnya. 2. Memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lain Mereka suka banget eksplorasi! Jadi, jangan heran kalau mainan sering dipindah-pindahin dari tangan kanan ke kiri. Ini tandanya koordinasi mereka makin baik. 3. Mencoba makan sendiri Si kecil mulai suka pegang sendok atau makanan sendiri. Walaupun makannya masih berantakan (dan mungkin lebih banyak yang jatuh ke lantai), ini adalah bagian penting buat melatih motorik halusnya. 4. Mengangkat dan menjatuhkan benda Mereka senang banget ngangkat benda terus sengaja menjatuhkannya...

Perjalanan Awal Si Kecil: Motorik Kasar dan Halus Bayi 1 Bulan

Saat bayi baru lahir, mereka memasuki dunia dengan kemampuan motorik yang masih sangat sederhana. Di usia 1 bulan, perjalanan perkembangan motoriknya baru dimulai. Meski gerakan-gerakan kecilnya mungkin terlihat acak, setiap gerakan memiliki peran penting dalam proses tumbuh kembangnya. Yuk, kita pelajari apa saja yang bisa dilakukan bayi usia 1 bulan dan bagaimana cara mendukungnya! Motorik Kasar Bayi 1 Bulan Motorik kasar melibatkan gerakan tubuh yang besar, seperti menggerakkan tangan, kaki, atau kepala. Berikut beberapa perkembangan motorik kasar yang umum di usia 1 bulan: Refleks Mengagetkan (Moro Reflex) Bayi Anda mungkin sering tiba-tiba meluruskan tangan dan kaki saat mendengar suara keras atau merasakan gerakan mendadak. Ini adalah refleks normal yang menunjukkan respons alami tubuhnya terhadap rangsangan. Menggerakkan Tangan dan Kaki Secara Acak Gerakan ini adalah cara bayi melatih otot-otot tubuhnya. Meski terlihat tidak terkoordinasi, ini adalah langkah awal menuju kontro...